youtube

Minggu, 02 Mei 2010

U.S. Customs K9 Rick




2kilo231 — August 01, 2008 — U.S. Customs Narcotic Detector Dog Rick 2C68 makes a drug bust on camera down at the Port of San Ysidro!
Readmore »

Colombian traffickers moving drugs in submarines - 27 Feb 08



AlJazeeraEnglish — February 27, 2008 — Drug traffickers in Colombia are finding ever more inventive ways of transporting narcotics out of the country.

Colombia is the world's main producer and distributor of cocaine. As police continue their efforts to crack down on the drug cartels - they're finding the battle is not only on land, in the sky or on the sea - but underwater.

Teresa Bo reports.
Readmore »

Largest Maritime Drug Seizure in World History



USCGImagery — March 21, 2007 — March 21, 2007 -- The U.S. Coast Guard announced today the record maritime seizure of approximately 19 metric tons of cocaine aboard the Panamanian flagged motor vessel Gatun on March 18, off the coast of Panama by the Alameda, Calif.-based Coast Guard cutter Sherman and San Diego-based cutter Hamilton. The contraband was discovered on the Hamilton's 40th Anniversary.
Readmore »

What does 40,000 lbs of cocaine look like?



USCGImagery — April 27, 2007 — Coast Guard Video: The Coast Guard offloaded more than 40,000 pounds of cocaine worth an estimated $500 million from cutter Sherman here April 23, 2007, seized by the crew in three busts near Central America in February and March.

The offload will include approximately 38,000 pounds of cocaine seized in the largest cocaine bust in maritime history.

The Ecuadorian-flagged fishing vessel Don Juan K was approached in the Pacific Ocean Feb. 19 off the coast of Mexico while allegedly offloading cocaine into "go-fast" (cigarette-style boat) boats. The fishing vessel's crew apparently set fire to Don Juan K in an attempt to destroy the evidence and flee in the go-fasts. Sherman's crew stopped the go-fasts and recovered about 900 pounds of cocaine as Don Juan K sank. The 14 crew members are being processed for further legal action.

The 330-foot Panamanian-flagged motor vessel Gatun was interdicted in the Pacific Ocean Mar. 18 off the coast of Panama while heading north toward the United States. Sherman's crew stopped and boarded the vessel and found 765 bales of cocaine weighing approximately 38,000 pounds in two shipping containers. Gatun was escorted back to Panama and its 14 crew members processed for further legal action.

Sherman's crew stopped and boarded a small stateless go-fast in the Pacific Ocean Mar. 25 off the coast of Panama following a short chase, in which, the go-fast attempted to flee at a high rate of speed. Approximately 2000 pounds of cocaine was found aboard the go-fast and its four crew members were processed for further legal action.

The Coast Guard works in close coordination with Joint Interagency Task Force South, U.S. Attorney's office, Panama Express South, DEA, FBI, Bureau of Immigration and Customs Enforcement, and Customs and Border Protection, as well as the Departments of Justice, State and Homeland Security on counter drug operations in the Pacific Ocean near Central and South America. These drug smuggling routes are some of the most active, yielding roughly 70% of the cocaine seized annually by the Coast Guard.

The Coast Guard has kept about two million pounds of cocaine from reaching America's streets since 1973.
Readmore »

US CUSTOMS HARD CORE

Readmore »

Warga Iran Pembawa Narkoba Dibekuk

Readmore »

Digagalkan, Penyelundupan Shabu Senilai Rp 800 Juta.flv



MrLaeluna — March 26, 2010 — Digagalkan, Penyelundupan Shabu Senilai Rp 800 Juta
Metro Malam / Hukum & Kriminal / Sabtu, 27 Maret 2010 00:04 WIB
Metrotvnews.com, Medan: Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menggagalkan penyelundupan 400 gram methamphetamin di Bandar Udara Polonia Medan, Sumatra Utara, Jumat (26/3). Barang terlarang jenis shabu ditaksir bernilai Rp 800 juta.

Barang didapat dari Saiful Amri, penumpang Lion Air bernomor penerbangan JT 289 asal Penang, Malaysia. Petugas mencurigai gelagat Saiful yang tampak gugup ketika memasukkan tas berwarna hitam ke mesin pemeriksa barang (x-ray).

Kecurigaan pun berbuah. Di dalam tas Saiful ditemukan lima bungkus barang terlarang yang diselipkan di antara pakaian. Saiful kini ditahan di Markas Polda Sumut. Ada dugaan dia adalah anggota jaringan narkotika internasional.(Hendri Fauzi/*****)
Readmore »

Dua Pemasok Shabu dari Malaysia Diciduk




acehvideo — July 30, 2009 — Banda Aceh-AV: Petugas Bea dan Cukai Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, berhasil mengkap dua kurir shabu-shabu asal Bireuen. Dari kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan 530 gram shabu yang di sembunyikan dalam sepatu.

Kedua penyeludup shabu-shabu itu berinisial BMN (31) asal Tumpok Tunong dan MNI (24) asal Abuek Tingkuem, Kabupaten Bireuen. Mereka ditangkap setelah mendarat di bandara SIM dari Kuala Lumpur Malaysia pada Rabu (29/07) siang, dengan menumpang pesawat Air Asia. (hen)
Readmore »

HENDAK SELUNDUPKAN KETAMINE, WARGA INDIA DITANGKAP



MrLaeluna — March 26, 2010 — Tuesday, February 23, 2010 , Posted by druglinks at 10:57 PM

Abdul Rosyid - 23/02/2010 23:05
Liputan6.com, Tangerang: Seorang warga Negara India ditangkap petugas bea dan cukai Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/2), ketika berupaya menyelundupkan tujuh kilogram ketamine senilai Rp 7 miliar. Barang terlarang itu disembunyikan dalam pigura kayu dan tas tangan.

Terungkapnya kasus penyelundupan itu bermula dari kecurigaaan petugas terhadap seorang penumpang yang membawa pigura kayu terbungkus rapi. Saat diperiksa,petugas menemukan sepuluh paket ketamine yang ditempelkan di sisi pigura. Sedangkan enam paket ketamine lainnya ditemukan di dalam tas tersangka.

Tersangka, Nijamudeen, mengaku, baru sekali ke Jakarta. Katanya, ia disuruh seseorang di India untuk mengantarkan paket tersebut dengan upah lima ribu rupee. Rencananya, katanya, ketamine tersebut akan diserahkan kepada seseorang yang identitasnya masih diselidiki. Akhirnya, tersangka dibawa ke Mabes Polri guna menjalani pemeriksaan. Tersangka bakal dijerat Undang-undang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 1,5 miliar.(BJK/SHA).
Readmore »

Penyelundupan 15 Kilogram Ketamine Digagalkan.flv





MrLaeluna — April 07, 2010 — Penyelundupan 15 Kilogram Ketamine Digagalkan

Selasa,6 April 2010 22:08 WIB
Metrotvnews.com, Tangerang: Upaya penyelundupan bahan baku sabu ketamine sebarat 15 kilogram digagalkan prtugas Bea dan Cukai Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/4). Ketamine senilai Rp15 miliar itu dibawa Bhaskaran Narayasamy, warga India, yang datang menggunakan pesawat Thai Airways.

Petugas curiga dengan barang bawaan tersangka yang terdeteksi mesin X-Ray. Saat digeledah, petugas menemuka ketamine yang disamarkan dengan gula dan beras. Barang ini rencananya diserahkan kepada seseorang asal Jakarta Pusat.

Bhaskaran mengaku hanya kurir dari seorang bandar narkoba di India. Ia diupah sebesar 2.350 rupee dan US$100. Jika berhasil menyerahkan barang tersebut, upah Bhaskaran akan ditambah US$500.(****)
Readmore »

Sarkofagus Curian Kembali ke Mesir



NTDIndonesian — March 16, 2010 — Amerika Serikat, mengembalikan sarkofagus yang berusia 3.000 tahun ke Mesir, setelah sebelumnya, peti mati tersebut disita dari tangan seorang importir nakal, di Bandara Miami, tahun lalu.

Sarkofagus dari kayu tersebut, dikapalkan dari Spanyol pada oktober 2008. Setelah diselidiki selama dua tahun, pejabat berwenang AS menyimpulkan bahwa, peti mati itu sudah meninggalkan Mesir sejak tahun 1970, dan pernah dipamerkan di Madrid tiga tahun lalu.

Dalam pameran National Geographic Society yang berlangsung di Washington DC, pejabat Bea dan Cukai AS, menyerahkan Sarkofagus berharga tersebut kepada Dr Hawass, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi, Dinas Kepurbakalaan Mesir.

[Dr Zahi Hawass, Dinas Kepurbakalaan Mesir ]:
"Ini akan menjadi saat-saat terbaik dalam hidup saya sebagai Arkeolog, melihat dikembalikannya artefak ini ke Mesir. Tetapi khusus yang satu ini, ini merupakan peti mati terindah dan terbaik yang pernah saya lihat."

Dr Hawass, sangat berterima kasih kepada Pemerintah Amerika Serikat atas bantuannya memulangkan artefak curian. Selama delapan tahun ia menjabat, setidaknya lebih dari 30.000 barang antik telah dipulangkan kembali ke Mesir.

[Dr Zahi Hawass, Dinas Kepurbakalaan Mesir]:

"Kami memiliki kerjasama baik antara Mesir dan Amerika Serikat, dalam hal pengembalian artefak curian. Hingga kini, mereka telah mengembalikan ratusan keping kepada kita, baik melalui FBI, Keamanan Swakarsa, dan Bea Cukainya. Kita hidup di masa depan, dua bulan lagi, sesuatu yang besar akan kembali lagi ke Mesir. "

Sarkofagus ini akan dipamerkan Mesir awal April nanti, pada pameran khusus yang bertajuk "Artefak yang kembali".
Category:
Readmore »

Shabu Delapan Kg Diselundupkan dari Yaman



MrLaeluna — March 19, 2010 — Liputan6.com, Tangerang: Satuan Narkoba Mabes Polri menggagalkan pengiriman shabu seberat delapan kilogram. Shabu bernilai milyaran rupiah itu dikirim dari Yaman melalui jasa kargo di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dalam penggerebekan, polisi sempat bersitegang dengan petugas Bea Cukai karena menolak menyaksikan pembongkaran. Adapun barang kiriman yang berisi shabu berupa torque conveter.

Berdasarkan hasil penyelidikan, narkoba berasal dari Yaman dengan menggunakan Pesawat Yaman Airlines. Polisi masih mengejar pemesan shabu yang diketahui berinisial G asal Semarang, Jawa Tengah. Kasus ini kini ditangani Mabes Polri.(JUM)
Readmore »

BAWA SHABU, WARGA MALAYSIA DITANGKAP.flv



MrLaeluna — March 26, 2010 — Dua warga Malaysia pembawa shabu diringkus petugas Bea dan Cukai Bali.

21/01/2010 06:58 - Tim Liputan 6 SCTV
Liputan6.com, Denpasar: Dua warga Malaysia, Boo Guan Teik serta Chang Cheng Weng, ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandar udara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (20/1) Dari pemeriksaan diketahui keduanya membawa 2,2 kilogram shabu yang disembunyikan di dalam ikat pinggang mereka. Menurut Kepala Kantor Bea dan Cukai Ngurah Rai, Bambang Wahyudi, kecurigaan petugas berawal dari ada benda keras di pinggang kedua tersangka yang baru tiba dari Hongkong itu. Shabu diduga sengaja dipasok dari Hongkong melalui seseorang di Bali.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka diketahui telah dua kali berkunjung ke Bali. Diduga, untuk melakukan penjajakan dan membuat jaringan di Pulau Dewata. Upaya penyelundupan dua kilogram shabu serta ribuan pil ekstasi senilai Rp 5,5 miliar juga digagalkan petugas Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Barang haram ini hendak dibawa masuk ke Indonesia oleh Lim Chen Huat, warga Malaysia dari Johor Bahru lewat Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun. Rencananya shabu dibawa ke Jakarta dengan Kapal Pelni Kelud. Tersangka saat ini ditahan di Markas Kepolisian Resor Karimun.(BOG)
Readmore »

Shabu Tujuh Miliar Disita.flv



MrLaeluna — April 06, 2010 — 06/04/2010 02:28
Liputan6.com, Batam: Feti Churiati diringkus saat melewati Sinar X di Pelabuhan Ferry International Batam Centre, Kepulauan Riau, Senin (5/4). Dalam tas Feti disita barang bukti shabu seberat 3,5 kilogram senilai Rp 7 miliar. Tersangka membawa barang bukti itu dari Pelabuhan Stulang Laut, Johor Bahru, Malaysia menggunakan kapal Ferry Pintas Samudra 9.

Modus operandi tersangka adalah dengan menyimpan shabu dalam travel bag bersama pakaian. Feti melapisi tutup tas dengan plastik aluminium foil untuk menghindari Sinar X. Tapi itu gagal.

Dalam kurun waktu sepekan, Bea Cukai Kantor Pelayanan Utama Batam telah tiga kali menyita shabu dari Malaysia. Totalnya mencapai 8 kg [baca: Bea dan Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Shabu].(AIS)
Category:
Readmore »

Penyelundupan 3,5 Kg Shabu Digagalkan.flv



MrLaeluna — April 07, 2010 — Penyelundupan 3,5 Kg Shabu Digagalkan
6 April 2010 00:56 WIB
Metrotvnews.com, Batam: Petugas Bea dan Cukai Kelas Khusus Batam menggagalkan upaya penyelundupan shabu seberat 3,5 kilogram melalui Pelabuhan Batam Center, Senin (5/4). Shabu ditaksir bernilai Rp 7 miliar.

Shabu dibawa seorang perempuan yang mengaku warga Jakarta. Dia membawa barang terlarang itu dari Situlang Laut ke Batam dengan Kapal Feri PIntas Samudera Sembilan. Sementara untuk mengelabui petusa, pelaku melapisi koper bawaannya dengan lapisan aluminium foil.

Pejabat Sementara Kantor Bea Cukai Batam Heru Sitiok mengatakan, kasus ini terbongkar setelah barang bawaan sang wanita terdeteksi mesin X-Ray. Petugas kini tengah mendalami kasus ini.(ICH)
Readmore »

Penyelundupan 44 Kg Shabu - Malaysia.flv



MrLaeluna — March 19, 2010 — Liputan6.com, Tangerang: Petugas Bea dan Cukai Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menggagalkan penyelundupan 44 kilogram shabu senilai Rp 96,8 miliar, Kamis (11/3). Petugas juga menyita 130 gram kokain senilai Rp 650 juta.

Terungkapnya penyelundupan berawal kedatangan empat koli barang dari Malaysia dengan Singapore Airline yang diberitahukan dalam dokumen sebagai plastik. Dalam beberapa kali pemeriksaan petugas curiga. Saat dibongkar didapati 44 kg shabu.

Dalam pengembangan bersama BNN, petugas Bea Cukai menangkap dua pemilik shabu. Keduanya warga Malaysia ini lebih dahulu masuk ke Indonesia. Mereka sempat mencoba menyuap petugas Rp 10 miliar per orang. Sementara pemilik kokain tidak diketahui.

Menteri Keuangan Sri Mulyani yang datang menyaksikan pengungkapan kasus ini mengatakan tangkapan ini terbesar dalam empat tahun terakhir di Bandara Cengkareng. Ia berharap petugas memperketat pengamanan untuk mewujudkan zero tolerance terhadap narkoba di Indonesia.(JUM)
Readmore »

Lagi, Penyelundupan Narkoba Digagalkan



MrLaeluna — April 06, 2010 — 03/04/2010 23:29 Narkoba
Liputan6.com, Tangerang: Bea Cukai Bandar Udara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, kembali menggagalkan penyelundupan sekitar 5 kilogram ketamine dan 2,6 kg shabu. Barang terlarang senilai Rp 8,85 miliar itu dibawa warga India dan dua warga Iran berinisial RS, MRM, dan MA.

Demikian dijelaskan Kepala BC Bandara Soekarno Hatta Soetta Bahaduri Wijayanta, Sabtu (3/4). Petugas mencurigai kardus berisi kain yang dibawa RS, warga India. Setelah dicek berkali-kali dan dibongkar, ditemukan 5 kg ketamine tersembunyi di lapisan dinding kardus.

Sehari kemudian datang dua warga Iran menggunakan pesawat Emirates Air dari Dubai, Uni Emirat Arab. Saat tasnya digeledah, didapati 2,6 kg shabu senilai Rp 3,9 miliar.

RS terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan MRM dan MA dijerat Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara. Serta denda paling banyak Rp 10 miliar.

Pertengahan Maret silam, seorang mantan tentara Iran ditangkap petugas Bea Cukai Bandar Udara Soekarno-Hatta. Ia kedapatan membawa lebih dari satu kg shabu senilai Rp 2,25 miliar yang disembunyikan dalam papan catur [baca: Selundupkan Shabu, Warga Iran Dicokok].(AIS)
Readmore »

Pesawat Kartika Airlines Disegel



Newyorkermen — September 17, 2008 — Petugas Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menyegel pesawat Kartika Airlines karena izin impornya telah melebihi batas waktu.
Readmore »

Senjata Indonesia Beredar di Philippine



WongBusan — August 26, 2009 — Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan, selama ini tidak ada kerja sama antara Indonesia dan Filipina dalam produksi senjata. Pernyataan itu disampaikan Juwono di Jakarta, Rabu (26/8/2009), terkait penyitaan sejumlah senjata selundupan asal Indonesia di Filipina, pekan lalu.

Juwono mengakui, perdagangan senjata di kawaan Asia Tenggara sudah terjadi sejak perang Vietnam. Namun, Juwono mengaku tidak tahu jika Bea Cukai Filipina baru-baru ini menemukan peredaran senjata Israel buatan Indonesia di Filipina.

Menurut Juwono, jika memang benar ada peredaran senjata buatan Indonesia di pasaran Filipina pastilah senjata-senjata itu berasal dari pasar gelap, dan bukan secara resmi dari Pemerintah Indonesia. Karena satu-satunya pembuat senjata di Indonesia adalah senjata buatan PT Pindad di Bandung, Jawa Barat.
Readmore »

UPAYA PENYELUNDUPAN SHABU DIGAGALKAN



15/03/2010 02:56 Kasus Narkoba
Liputan6.com, Tanjung Balai: Petugas Bea Cukai Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara, belum lama ini, berhasil menggagalkan penyeludupan shabu seberat satu kilogram. Shabu dibawa seorang penumpang kapal fery Pasific Jet Star dari Portklang, Malaysia. Barang haram ini disembunyikan di tas hitam dan dikemas dalam tiga lapisan plastik putih yang dibungkus karbon.

Penemuan barang ini berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai terhadap tas berwarna hitam karena ditinggal pemiliknya saat melintas alat sensor. Petugas kemudian membuka dan memeriksa dan ternyata berisi shabu. Hingga kini pemilik tas masih dicari polisi dengan merujuk pada daftar penumpang kapal fery tersebut.(IAN)
Readmore »

Penyelundupan Shabu Asal Malaysia Digagalkan

Readmore »

Warga Malaysia Selundupkan 1,4 Kg Shabu

Readmore »

Bea dan Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Shabu

Readmore »

Shabu dari Malaysia Disita

Readmore »

Condoms Waste Importation

Readmore »

Bahan Bom Dari Malaysia Dibungkus Pupuk

Readmore »

Bea Cukai Bandara Amankan Ular Selundupan

Readmore »

Airsoft Parts & Accessories Held by Indonesian Custom

Readmore »

Mars Apel Pagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Readmore »

4 Kg Shabu Dari Malaysia Disita Bea Cukai Medan

Readmore »

75 Ton Bahan Bom dari Malaysia Disita Bea Cukai

Readmore »

8 wanita ber cadar selundupkan sabu sabu

Readmore »

Warga Iran Selundupkan Sabu di Perut

Readmore »

D a f t a r I s i

Cuma Iklan.....